PERTEMUAN KE 6
Bentuk-bentuk struktur kimia dalam ruang tiga dimensi (stereokimia) Stereokimia ini adalah tentang struktur tiga dimensi molekul. Stereokimia mencakup tiga aspek, yaitu: Isomer geometri, Konformasi, Kiralitas molekul.Stereokimia ini mempelajari bagaimana atom-atom dalam sebuah molekul ditata dalam ruangan satu relatif terhadap yang lain. Stereokimia juga mempelajari pengaruh bentuk terhadap sifat-sifat molekul. Istilah “stereokimia” berasal dari bahasa Yunani “stereos” yang berarti padatStereoisomer adalah molekul isomer yang memiliki konstitusi molekul yang sama, tetapi susunan spasial tiga dimensi atomnya berbeda. Stereoisomer dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok:- Isomer geometri
- Isomer pusat asimetris
Contoh stereoisomer yang paling umum adalah cis -2-butena dan trans -2-butena.
Stereokimia ini adalah tentang struktur tiga dimensi molekul. Stereokimia mencakup tiga aspek, yaitu: Isomer geometri, Konformasi, Kiralitas molekul.
Stereokimia ini mempelajari bagaimana atom-atom dalam sebuah molekul ditata dalam ruangan satu relatif terhadap yang lain. Stereokimia juga mempelajari pengaruh bentuk terhadap sifat-sifat molekul.
Istilah “stereokimia” berasal dari bahasa Yunani “stereos” yang berarti padat
Stereoisomer adalah molekul isomer yang memiliki konstitusi molekul yang sama, tetapi susunan spasial tiga dimensi atomnya berbeda. Stereoisomer dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok:
- Isomer geometri
- Isomer pusat asimetris
Contoh stereoisomer yang paling umum adalah cis -2-butena dan trans -2-butena.
Komentar
Posting Komentar